PROFIL

Surabaya Memory adalah sebuah inisiatif yang didedikasikan bagi perekaman dan pelestarian pusaka (heritage) kota Surabaya.  Sejak pertama diluncurkan pada hari jadi Kota Surabaya ke-708 tahun 2001 yang lalu, Surabaya Memory bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat akan pelestarian pusaka kota Surabaya melalui media maya (online) dan media fisik (on site).  Menumbuhkan kesadaran akan pusaka (heritage) melalui media fisik dilakukan melalui pameran dan kegiatan yang dirancang secara khusus dan bekerjasama dengan berbagai pihak sehingga acara tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat awam.  Selama ini Surabaya Memory secara konsisten melakukan pameran dan kegiatan di berbagai mall di Surabaya pada event hari jadi kota Surabaya yang berlangsung setiap bulan Mei.

Pada Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-725 ini, Surabaya Memory ingin mengangkat tema “Harmoni Dalam Keberagaman”.  Tema ini timbul di tengah-tengah maraknya intoleransi dan disintegrasi bangsa karena adanya sebagian masyarakat di Indonesia yang kurang, atau bahkan tidak, menghargai keberagaman. Padahal keberagaman itulah yang membentuk masyarakat Indonesia.

Surabaya adalah kota multi etnis yang kaya akan budaya. Beragam etnis bermigrasi ke Surabaya. Sebut saja etnis Melayu, China, India, Arab dan Eropa, sedangkan yang dari kepulauan di Nusantara sendiri antara lain ada Madura, Sunda, Batak, Kalimantan, Bali, Sulawesi yang datang dan menetap, berdampingan hidup bersama dan berbaur dalam pluralisme dengan budaya asli yang kemudian menjadi ciri khas dari kota Surabaya.  Bukti adanya kehidupan multi etnis di Surabaya adalah adanya kampung-kampung yang masing-masing dihuni oleh etnis-etnis tertentu sejak puluhan tahun yang lalu, misalnya Kampung Ampel yang dihuni oleh warga keturunan Arab, atau kampung Kapasan yang sebagian besar wilayahnya dihuni oleh warga keturunan Tionghoa, dan masih banyak yang lain.

Bentuk keberagaman di Surabaya ini tidak menjadikan masyarakatnya terpecah-pecah, akan tetapi mereka sangat menghargai perbedaan, baik itu etnis, agama, suku bangsa, kebiasaaan maupun bahasa sehingga menciptakan kehidupan kampung yang harmonis.  Bahkan ciri khas kehidupan sosial sehari-hari masyarakatnya pun dipengaruhi oleh sikap sosial yang sangat egaliter, terbuka, terus terang dan apa adanya, tercermin dari sikap siap mengkritik yang biasa ditemui sehari-hari. Bahkan tak hanya sampai di situ, dari kesenian tradisional hingga makanan khas pun mencerminkan adanya pluralisme budaya di kota Surabaya ini. Budaya lokal, tradisi dan gaya hidup yang berbeda dari masing-masing kawasan ini bahkan telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung. Keberagaman budaya ini antara lain terlihat dalam seni, pakaian tradisional, upacara adat, gaya hidup, dan kepercayaan.

Secara khusus, acara Surabaya Memory 2018 "Suroboyoku Beragam" ini mengemban tujuan:
•  Mempromosikan Surabaya Memory sebagai salah satu program yang didedikasikan bagi pelestarian pusaka Kota Surabaya.
•  Menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan kebanggaan masyarakat Surabaya akan pusaka (heritage) kota Surabaya.
•  Menumbuhkan budaya literasi di kalangan masyarakat Surabaya sebagai konsep belajar sepanjang hayat, karena literasi tidak sekedar kemampuan membaca dan menulis, tetapi seperangkat keterampilan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan sumber informasi yang ada.  
•  Mewujudkan Perpustakaan sebagai community hub, tempat bertemunya berbagai komunitas dan menumbuhkan minat saling belajar diantara mereka melalui karya-karya yang dipamerkan.
•  Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya dokumentasi di tengah tradisi lisan yang sangat dominan di Indonesia.

Acara yang setiap tahun selalu ditunggu-tunggu terutama oleh masyarakat Surabaya ini dilaksanakan pada:

Tempat: Pakuwon Mall Surabaya lantai B1, Jl. Puncak Indah Lontar 2, Surabaya
Waktu: Rabu, 2 Mei s/d Minggu 6 Mei 2018