Studi kelayakan tahap awal struktur bangunan beton bertulang dengan menggunakan base isolation

Filosofi desain struktur beton bertulang adaiah pada saat terjadi gempa besar maka kerusakan struktur masih diperbolehkan, tetapi keruntuhan fetal harus dihindari (konsep Capacity Design). Namun ada beberapa bangunan yang menurut fungsinya tidak diperbolehkan terjadi kerusakan pada elemen-elemennya karena jika hal ini
terjadi maka aktifitas pada bangunan tersebut akan terhenti. Padahal pada saat dan setelah terjadi gempa, bangunan tersebut banyak dibutuhkan oleh para korban gempa, misalnya : rumah sakit dan stasiun komunikasi.
Perencanaan struktur dengan menggunakan Base Isolation menjadi salah satu alternatif dewasa ini. Studi ini mempelajari bagaimana merencanakan Base Isolation, mengevaluasi perilaku struktur yang diberi Base Isolation serta mengadakan studi kelayakan tahap awal. Hasil studi kelayakan tahap awal menunjukkan bahwa bangunan beton bertulang dengan Base Isolation memerlukan biaya awal bangunan yang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan struktur tanpa memakai Base Isolation, tapi bangunan dengan menggunakan Base Isolation mempunyai beberapa kelebihan misalnya biaya perbaikan kerusakan jauh lebih kecil, biaya akibat terhentinya aktifitas hampir tidak ada.

ANTON DARMAWAN; ADI WIDJAJA Takim Andriono (Advisor 1); Ir. GIDEON HADI KUSUMA, M.Eng. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 1015 S; Anton Darmawan (21496072), Adi Widjaja (21496073) BUILDINGS-EARTHQUAKE EFFECTS

Files