Fani lulusan terbaik UK Petra: terpikat pernikahan beda etnis

Di zaman modern ini ternyata masih ada dikotomi etnik dalam sebuah pernikahan. Orang Jawa biasanya memilih pasangan dari etnik Jawa, begitu juga dengan etnik Tionghoa. Fenomena ini memantik perhatian Emilia Stephanie Handoko mahasiswa dari Universitas Kristen Petra untuk meneliti masalah ini, yang dipakai sebagai bahan skripsinya. Untuk mendapatkan data pasangan beda etnik ini ternyata tidak mudah. Umumnya mereka tertutup untuk menjelaskan alasan pernikahannya serta interaksi yang terjadi setelahnya, tetapi dengan interaksi yang intensif, Fani akhirnya berhasil mendapat responden dari saudara dan teman sekampusnya. Kerja keras Fani tidak sia-sia, skripsinya berhasil meraih nilai sempurna dan dia dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,91. Setelah lulus Fani berencana melanjutkan S2 di Taiwan atau Cina dan akan mengambil fakultas pengajaran untuk orang asing.

Unknown Unknown surabaya.tribunnews.com Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown surabaya.tribunnews.com, 27 Agustus 2014 INTERMARRIAGE--INDONESIA

Files