Rancang AC khusus Indonesia, pakai bahan semen fiber

Dosen teknik arsitektur Universitas Kristen (UK) Petra, Ir Jimmy Priatman M Arch, berhasil merebut juara dalam ajang kompetisi bangunan hemat energi ASEAN Energy Competition 2009 yang digelar di sela pertemuan para menteri lingkungan hidup se-Asean di Myanmar. Karya berupa gedung stadium atau gereja Holy Stadium Jemaat Kristen Indonesia (JKI) di Jl Marina Raya, Semarang, itu menghantarkannya menggondol juara kedua dalam dua sub-kategori New & Existing Category. Karya yang merupakan proyek tahun 2007 itu dinilai lebih mengefisienkan penggunaan energi dalam jumlah besar, serta memakai teknik baru dalam tata bangunan dan tata udara yang lebih efisien. Saat membuat gedung Holy Stadium sejak 2004 lalu, ia benar-benar memikirkan mulai bahan, letak bangunan, sampai detail bangunan yang didirikan. Gedung gereja yang dibangun empat lantai dengan kapasitas 13.000 orang tersebut, ia memadukan dan keunikan. Pertama dari segi bentuk stadion dibuat seperti teater. Sedangkan kedua dari cara penghematan energi yang dengan ‘mengakali’ pendingin udara (AC) yang digunakan dalam gedung. Di dalam AC tersebut, ia menambahkan komponen yang bernama coil sebagai alat tambahan untuk mengatur temperatur kelembaban. Selain itu, di dalam gedung juga tidak menggunakan ducting dan dirancang menggunakan Jet Nozzle. Begitu juga dengan atap bangunan, ia membuatnya dari aluminium yang dibuat melengkung.

Unknown Unknown PT Radar Media Surabaya Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown Radar Surabaya, 20 Oktober 2009 ARCHITECTURE AND ENERGY CONSERVATION--COMPETITIONS; AIR CONDITIONING--DESIGN AND CONSTRUCTION

Files