Saham merupakan produk keuangan yang menawarkan hasil investasi fluktuatif dan tidak terbatas. Memiliki horizon waktu panjang dan tidak ada yang menjamin pokok maupun hasil investasinya. Sebelum berinvestasi pada saham, harus dipertimbangkan empat hal, yaitu yang pertama, hasil investasi saham dapat diterima tiap tahun, yaitu berupa dividen. Kedua, pembentukan dana hari tua dengan membeli saham merupakan keputusan yang pas karena investasi saham bersifat jangka panjang. Ketiga, banyak ragam saham yang ditawarkan di pasar modal. Berinvestasi saham dapat dipilih pada 10 sektor usaha. Di antaranya pertanian, pertambangan, perdagangan, dan infrastruktur. Masing-masing sektor usaha memiliki karakteristik hasil dan resiko yang berbeda. Ke empat, ada dua jenis pajak penghasilan yang melekat pada saham, yakni pajak atas dividen dan pajak atas penjualan saham (bukan atas keuntungan) yang bersifat final sebesar 0,1 persen dari transaksi penjualan ditambah 0,15 persen atas transaksi penjualan saham pendiri. Saat tepat membeli saham hendaknya pada saat ekonomi bertumbuh. Sebab, pada saat ekonomi melambat harga saham cenderung berfluktuasi bahkan menurun. Jadi, jangan hanya melihat anjloknya harga saham untuk membeli saham.