Tak mudah buat Teng-tengan

Erika Meszarosova tampak termangu ketika Regea Noventio menjelaskan cara membuat lampion. I'm confused, kata perempuan 22 tahun itu ketika ditemui di acara Workshop Pembuatan Lampion dan Tengtengan di Balai Pemuda kemarin (17/2). Mahasiswi pertukaran asal Slovakia yang mendalami bahasa Indonesia di UK Petra itu mengatakan sangat tertarik dan ingin membuat lampion. Hanya, dia bingung cara membuat polanya. Meski Regea sudah memandu, Erika tetap tidak bisa. Begitu tiba gilirannya membuat teng-tengan Erika langsung bersemangat. Teng-tengan adalah semacam gerabah yang bisa digunakan untuk pajangan atau tempat lilin aroma terapi.

Unknown Unknown PT Jawa Pos Koran Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown Jawa Pos, 18 Pebruari 2013 CHINESE IN POPULAR CULTURE; STUDENT ACTIVITIES; LANTERNS IN ART

Files