Kehadiran perempuan dalam sebuah iklan selalu terikat dengan stereotip
bahwa keberadaan perempuan hanya sebagai pelengkap dan penarik perhatian dari
konsumen. Dalam iklan XL Prioritas versi “Re-imagined”, perempuan muncul
sebagai subjek dengan kebebasan yang tergambar melalui tagline produk XL
yaitu “worry-free, in control, prioritised”. Dalam penelitian ini, semiologi Roland
Barthes digunakan untuk memaknai kode-kode yang mengarah pada pesan
tersembunyi dalam iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di balik sosok
perempuan yang ditampilkan sebagai subjek di luar dari stereotip yang telah ada
ternyata terdapat kode-kode yang memposisikan perempuan kembali sebagai
objek dalam iklan. Perempuan kembali “tertindas” sebagai sang liyan dengan
dominasi simbolik budaya patriarki.