Di tengah penjurian Visionary Bamboo Architecture di Universitas Kristen Petra Surabaya, Yori Antar, arsitek Rumah Asuh sekaligus Presiden Director PT Han Awal & Partners Architects Tangerang menyatakan, persentase perguruan tinggi di Tanah Air yang mengajarkan teori arsitektur tradisional sangatlah minim, padahal arsitektur tradisional merupakan bagian dari pelestarian bangunan tradisional di Indonesia. Ketua Visionary Bamboo Architecture, Dharma Wijaya menyebut ada sebanyak 127 peserta dari seluruh universitas di Indonesia menjadi peserta festival ini. Mahasiswa UK Petra mengusung konsep bangunan berbentuk piramida di atas ponton.