Sebuah gubuk yang sudah disekat menjadi tiga ruangan adalah sebuah ruangan kelas dari Sekolah Dasar Negeri Sublele di Desa Sillu, Kecamatan Fatulehu, Kupang. Kepala Sekolah Dasar Negeri Sublele, Osias Tob menjelaskan bahwa sekolah yang didirikan sejak 2010 itu masih berupa daun kering yang ditata sedemikian rupa. Selain SDN Sublele, keprihatinan fasilitas pendidikan di pelosok NTT juga nampak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Harapan Bangsa di Dusun Tuamnamu. Dengan menggunakan rumah kepala PAUD yang berdinding Daun Gewang, para guru rela mengajar anak-anak usia dini sejak tahun 2009. Guru PAUD Harapan Bangsa kemudian berterima kasih dengan adanya Community Outreach Program Universitas Kristen Petra Surabaya yang membuatkan bangunan permanen untuk sekolah PAUD sejak 2014 lalu.