Kekno klambimu, gerakan olah sampah tekstil jadi barang baru

Tahukah kamu, rata-rata orang akan membuang tiga dari lima pakaian mereka yang beli dalam waktu setahun. Padahal, pakaian zaman sekarang lebih banyak dibuat dari serat sintetis. Bila serat katun murni bisa terurai dalam waktu 2-5 bulan, maka serat kain sintetis baru bisa terurai di tanah selama 20-200 tahun! Mengetahui fakta-fakta yang bikin miris ini, Cherlita Christanti akhirnya membuat social movement yang bernama KeknoKlambimu. Dalam bahasa Suroboyoan, 'kekno klambimu' berarti 'berikan bajumu'."Gerakan ini mengajak siapa saja untuk mau menyumbangkan baju yang sudah kurang layak pakai di dropboxyang kami sediakan. Baju-baju yang terkumpul dari donatur nanti kami serahkan ke perajin yang aktif mengolah limbah kain bernama Perca Ayu. Oleh mereka kain-kain tadi akan dimodifikasi hingga jadi barang baru yang layak dijual," kata Cherlita pada Basra, Selasa (22/10).

Unknown Unknown Dynamo Media Network Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown https://kumparan.com/beritaanaksurabaya, 22 Oktober 2019 UNIVERSITAS KRISTEN PETRA--STUDENTS; SOCIAL MOVEMENTS; TEXTILE WASTE--RECYCLING

Files