Login
Login
Redesain interior AKAM Chinese Food Restaurant dengan penerapan budaya Peranakan Tionghoa di Surabaya
Akulturasi merupakan proses perpaduan antara dua kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas dari kedua kebudayaan tersebut, salah satu bentuk akulturasi yang banyak terjadi di Indonesia adalah persilangan antara budaya Tionghoa dan Indonesia atau yang disebut sebagai peranakan. Akulturasi antara kedua kebudayaan tersebut menghasilkan kebudayaan-kebudayaan baru yang berkembang dalam kehidupan masyarakat, salah satunya terdapat pada bentuk arsitektur ruko untuk restoran Chinese Food yang mengadaptasi budaya Tionghoa dan disesuaikan dengan orientasi bangunan di Indonesia. Tujuan dari perancangan ini adalah menciptakan desain restoran untuk AKAM Chinese Food Restaurant dengan konsep “Harmony in Diversity” dengan menerapkan budaya peranakan pada desain interiornya. Perancangan ini menggunakan 8 metode Design Thinking yang meliputi tahap Understand, Observe, Point of View, Ideate, Prototype, Test, Storytelling, dan Implementation. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah desain interior restoran yang menerapkan budaya peranakan sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus untuk menarik perhatian pelanggan dengan menampilkan desain yang unik dan kesan peranakan yang otentik.
Program Studi Desain Interior
Universitas Kristen Petra
2022
Indonesian
S1
Perancangan Interior
Perancangan Interior No. 00022116/DIN/2022; Cherya Angelica Gondokusumo (E11180040)
Similar collections by subject
No similar collection available.
Close
Download QR code