Dibandingkan dengan negara-negara lain, peran perempuan Indonesia sudah sangat luar biasa. Mulai dari peran sebagai ibu yang memastikan hadirnya generasi muda yang lebih baik dari generasi sebelumnya, hingga peran yang lebih luas dengan mendorong kebijakan yang lebih pro-perempuan. Namun, sayangnya kebanyakan perempuan memilih melakukan hal ini dari luar struktur. Padahal, menurut dosen Universitas Kristen Petra Surabaya, Linda Bustan, jika mereka berada di dalam struktur, akan lebih banyak kebijakan pro-perempuan yang dihasilkan.“Apapun yang kita lakukan, itu termasuk gerakan. Mari kita berpikir gerakan itu nanti ujungnya adalah mengubah kebijakan. Jadi tidak sekedar gerakan, gerakan, gerakan. Lalu apa efeknya?," ujar Linda Bustan.