Pasar Barongan Mojotrisno Jombang, menghidupkan kembali nuansa masa lalu

Pagi itu Dusun Sanan Timur Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2022) sedang menggeliat. Dusun ini benar-benar bersolek. Di pintu masuk desa ada gapura dari anyaman bambu yang dihias sedemikiam rupa. Anak-anak muda sibuk mengatur tempat parkir untuk pengunjung. Kendaraan yang hendak masuk ke Pasar Barongan diminta berhenti, lalu ditata rapi. Memasuki pasar, pengunjung diharuskan membeli potongan bambu sepanjang jari. Sepotong bambu harganya Rp2 ribu. Nah, bambu itulah yang digunakan untuk alat pembayaran ketika membeli di Pasar Barongan. Yang tidak kalah sibuk dalam grand opening Pasar Barongan adalah Nusa Amin, warga setempat. Amin juga mengenakan seragam tradisional. Memakai blangkon dan bawahan batik alam. Amin berkali-kali melakukan koordinasi dengan para pedagang di pasar itu. Jumlahnya sebanyak 50 pedagang. Maklum saja, Amin didapuk sebagai Ketua Pasar Barongan.
Amin menjelaskan, munculnya inisiasi Pasar Barongan adalah dari pihaknya dengan UK Petra Surabaya. Gayung pun bersambut. Inisiasi tersebut mendapatkan dukungan dari pemerintah desa. Apalagi di Dusun Sanan Timur kaya dengan pohon bambu. Rimbunan bambu tersebut tumbuh subur di sepanjang Sungai Gunting. Makanya, lokasi itulah yang dipilih menjadi Pasar Barongan.

Unknown Unknown Beritajatim Cyber Media Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown www.beritajatim.com , 06 Agustus 2022 COLLEGE TEACHERS; UNIVERSITAS KRISTEN PETRA--STUDENTS--PUBLIC SERVICES; BAMBOO WORK

Files