Peran media komunikasi massa dalam film sebagai alat yang efektif untuk menyampaikan pesan feminisme yang dapat memberikan dampak pada masyarakat. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui representasi feminisme dalam film The Woman King. Film The Woman King mengisahkan tentang sekelompok prajurit perang perempuan yang bernama Agojie di kerajaan Dahomey yang berjuang melawan penindasan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode semiotika John Fiske. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori feminisme, kode televisi, semiotika, film, representasi.
Temuan dalam penelitian ini terdapat representasi gerakan feminisme gelombang kedua dengan tema besar pembebasan perempuan atau women liberation. Pembebasan ini, dari perempuan kulit hitam pada abad ke 18 yang digambarkan sebagai sosok inferior, kemudian menjadi superior dengan kekuatan, dan keberanian karena adanya keinginan perempuan untuk bisa bebas dari penindasan laki-laki terkait dengan hak atas tubuh perempuan.