Fashion brand photoshoot merupakan upaya suatu usaha untuk memasarkan produk pakaian atau aksesoris melalui media visual (Mike, 2023). Pada saat, mahasiswa/i menjalani program Creative Industry Internship (CII) sebagai asisten fotografer, project manager, dan retoucher. Mentor magang yaitu fashion photographer Jessica Immanuel sempat mengalami dilema dalam menyusun konsep untuk 2 brand yang menjual produk dengan model serta jenis serupa. Sehingga, hal ini turut berhubungan dengan adanya sebuah guideline yang dapat menunjang efektivitas fotografer dalam mengeksekusi konsep photoshoot. Guideline yang baik tentu bersinggungan dengan workflow seorang fotografer. Workflow tersebut diharuskan untuk membantu fotografer dalam memahami sebuah fashion brand agar bisa menyusun konsep guna memenuhi kebutuhan klien (brand). Penelitian sendiri bertujuan untuk membuat guideline strategi fashion photoshoot untuk 2 brand dengan produk serupa. Melalui metode penelitian kualitatif secara komparatif, penulis akan membandingkan workflow mentor magang saat menyusun konsep brand Frio dan First Time Round (FTR) dengan indikator kerangka pemikiran. Dibantu dengan metode narrative analysis, penulis akan menyimpulkan relasi antara alat ukur dengan data pendukung yang ada. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan indikator penentu yang dapat mendukung pembuatan guideline strategi fashion photoshoot dari 2 brand dengan produk serupa. Sehingga, setiap langkah yang ada pada guideline dapat saling mendukung guna menunjang efektivitas pekerjaan fotografer.