Software pengenal sidik jari
Berlian, mahasiswa jurusan Teknik Elektro UK Petra Surabaya, menciptakan software yang bisa membantu pihak kepolisian dalam mengenali penjahat, atau siapa pun yang butuh pengenal sidik jari karena software tersebut dapat mencocokkan sidik jari "pasien" dengan data sidik jari yang ada di memori komputernya. Menggunakan perangkat lunak Borland Delphi 6.0 sebagai sarana pemrogramannya dan memakai metode fuzzy matching - yang merupakan cabang ilmu komputer kecerdasan buatan - Berlian berhasil mencapai akurasi sebesar 70 persen untuk mengenali sidik jari.