Pengendalian non value added activities di divisi HRD melalui value stream mapping

Divisi HRD memiliki peran strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia, namun kompleksitas proses di dalamnya menimbulkan tantangan efisiensi, khususnya pada aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Di PT X, proses-proses kerja di tujuh departemen HRD menunjukkan tingginya proporsi aktivitas Non-Value Added (NVA) dan Necessary but Non-Value Added (NNVA), terutama pada aktivitas menunggu, penjadwalan manual, dan approval berjenjang. Pemetaan proses dilakukan menggunakan pendekatan Value Stream Mapping (VSM), yang kemudian menghasilkan rancangan perbaikan dalam bentuk future state map. Usulan perbaikan difokuskan pada aktivitas dengan waktu lebih dari dua hari, melalui penerapan sistem auto-approval berbasis Service Level Agreement (SLA), digitalisasi penjadwalan, dan dashboard monitoring proses. Hasil perbaikan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu sebesar 18,22%, dengan penurunan total lead time dari 452,80 hari menjadi 370,29 hari. Selain itu, aktivitas NVA berhasil ditekan sebesar 59,09%, dan kontribusi aktivitas bernilai tambah (VA) meningkat sebesar 0,74%.

KHESLIN VINSELLA ANGKER Dr. Drs. I Nyoman Sutapa, M.Sc.nat. (Advisor 1); I Gede Agus Widyadana (Examination Committee 1); Jani Rahardjo (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 03022703/IND/2025; Kheslin Vinsella Angker (C13210055) PERSONNEL MANAGEMENT--MEASUREMENT; CONTINUOUS IMPROVEMENT PROCESS; PERSONNEL DEPARTMENTS--MANAGEMENT

Files