Toko Bangunan X yang berlokasi di Kota Soe, Nusa Tenggara Timur, mengalami peningkatan permintaan seiring dengan perkembangan infrastruktur daerah. Namun, toko ini masih menggunakan sistem pencatatan manual dan Excel dalam pengelolaan stok barang. Hal ini menimbulkan permasalahan serius, seperti kehabisan stok barang populer (semen, besi, paku, atap seng, dan pipa) serta risiko kerugian akibat kelebihan stok barang yang dapat menurun kualitasnya jika disimpan terlalu lama. Mengingat proses pengadaan barang memerlukan waktu yang tidak singkat, maka diperlukan solusi untuk membantu pengambilan keputusan pengisian stok yang tepat dan efisien. Solusi yang diusulkan dalam penelitian ini adalah pengembangan sistem Point of Sale (POS) dan manajemen stok yang dilengkapi dengan fitur prediksi stok barang menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Fitur prediksi ini dirancang untuk menganalisis data historis penjualan harian selama tiga tahun dan menghasilkan proyeksi penjualan pada tujuh barang terpopuler di toko. Fitur ini juga menampilkan grafik, tabel prediksi, dan perbandingan data aktual dengan hasil prediksi untuk mendukung pengambilan keputusan secara visual dan informatif. Pengujian fitur prediksi stok menggunakan data penjualan Januari–Desember 2024 menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan perbandingan data aktual dan prediksi secara jelas dalam bentuk tabel dan grafik, serta menyajikan informasi reorder point dan order quantity. Selisih harian dan rata-rata juga ditampilkan untuk mengevaluasi akurasi. Metode SARIMA menghasilkan MAPE di bawah 20% pada enam dari tujuh item, dengan nilai MAE yang rendah. Namun, satu item dengan pola penjualan fluktuatif menunjukkan akurasi rendah. Secara keseluruhan, fitur ini efektif dalam mendukung evaluasi stok dan memberikan prediksi yang andal untuk sebagian besar item.