Perancangan interior kantor memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas dan kenyamanan kerja, terutama dalam konteks pasca pandemi yang menuntut fleksibilitas dan efisiensi ruang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang interior kantor Cahaya Transport di Surabaya dengan pendekatan Human Centered Design (HCD) guna meningkatkan kenyamanan, efisiensi kerja, serta mencerminkan identitas perusahaan. Metodologi yang digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari tahapan: Understand, Observe, Point of View, Ideate, Prototype, Test, Storytelling, Pilot, dan Business Model. Hasil analisis menunjukkan bahwa kantor yang ada mengalami sejumlah permasalahan, seperti keterbatasan storage, kurangnya fleksibilitas layout, dan belum optimalnya aspek branding serta kenyamanan termal-akustik. Solusi perancangan mengintegrasikan prinsip-prinsip HCD dengan konsep Biophilic dan Kontemporer, menciptakan ruang kerja yang fungsional, estetis, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Evaluasi melalui observasi dan masukan pengguna menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan kepuasan dan produktivitas kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa desain interior berbasis pengguna memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan performa kerja dan citra perusahaan, terutama dalam sektor jasa transportasi.