Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan fisik dan mental meningkat pesat setelah pandemi COVID-19. Klinik gigi dan laboratorium gigi sebagai ruang pelayanan kesehatan dituntut untuk menjamin kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang ulang fasilitas klinik dan laboratorium gigi agar memenuhi standar kenyamanan, efisiensi kerja, dan kesehatan pengguna. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menciptakan ruang yang higienis, fungsional, dan ramah pengguna. Metode yang digunakan adalah design thinking dengan tahapan: Understand, Observe, Point of View, Ideate, Prototype, Test, Storytelling, Pilot, dan Business Model. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan healthy design mampu menjawab kebutuhan pengguna pasca pandemi melalui pemilihan material sehat, pencahayaan optimal, ventilasi yang baik, dan tata letak ergonomis. Kata kunci: desain interior; healthy design; klinik gigi; laboratorium gigi; kenyamanan pengguna