Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan keterampilan sosial anak. Lingkungan belajaryang mendukung eksplorasi dan imajinasi dapat memperkuat pembelajaran yang bermakna sesuai KurikulumMerdeka. Namun, di TK Tripusaka Surakarta, fasilitas furnitur pembelajaran masih kurang mendukung perkembangan imajinasi dan interaksi sosial anak. Penelitian ini bertujuan merancang produk interior interaktifyang ergonomis, aman, dan eksploratif untuk anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang mencakup observasi, wawancara, analisis data lapangan, dan pengembangandesain. Hasilnya adalah satu set furnitur interaktif (meja, kursi, rak buku, lemari, dan penyimpanan) berbasis bentuk geometris sederhana dengan elemen interaktif yang dapat dieksplorasi anak. Produk inidirancang agar fleksibel, ringan, dan merangsang aktivitas kolaboratif maupun individu. Perancanganinidiharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran melalui permainan peran dan kegiatan kreatif lainnya.