PT Indocement Plant 12 Tarjun menghasilkan limbah bottom ash dari pembakaran batubara pada unit PLTU internal. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji manajemen limbah bottom ash dan implementasi pemanfaatan nya sebagai bahan baku alternatif dalam produksi semen. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif dari sistem pengelolaan limbah, analisis efisiensi produksi, kontribusi terhadap pengurangan limbah serta nilai tambah ekonomi. Pengelolaan dilakukan secara terstruktur dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Pada tahun 2024, seluruh limbah bottom ash sebesar 21.166,34 Ton berhasil dimanfaatkan sendiri tanpa diserahkan ke pihak ketiga berizin. Meskipun kontribusinya terhadap total produksi raw meal hanya sebesar 0.74%, pemanfaatan ini menghasilkan dampak positif terhadap pengurangan ketergantungan sumber daya alam, pengurangan limbah industri, penurunan emisi CO₂ hingga 34.176 ton per tahun serta efisiensi biaya bahan baku sebesar Rp1,028,260,797.20 per tahun. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bottom ash tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi serta memiliki potensi untuk menjadi model pengelolaan limbah industri berkelanjutan.