Peningkatan volume sampah plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) menimbulkan kebutuhan mendesak akan teknologi daur ulang yang efisien dan terjangkau, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin pencacah botol plastik berbasis motor listrik AC satu fasa dengan kapasitas minimal 3,9 kg/jam (setara 5 botol/menit). Proses perancangan dilakukan secara analitis berdasarkan teori elemen mesin (Sularso) dan faktor keamanan (Vidosic), dengan fokus pada komponen utama seperti motor, sistem transmisi pulley-V-belt, pisau pencacah berbahan baja karbon S30C, dan poros hollow. Pisau dirancang dengan sistem potong zig-zag untuk memaksimalkan efisiensi gaya geser. Hasil perhitungan menunjukkan torsi maksimum 19,1 Nm, diameter poros efektif 31,5 mm, dan faktor keamanan aktual >25, menjamin kestabilan operasional. Uji coba membuktikan mesin mampu mencapai kapasitas pencacahan 3,846 botol/menit (suhu -12°C) dan 3,3 botol/menit (suhu ruang), dengan reduksi volume sampah hingga 75%. Analisis ukuran cacahan menunjukkan distribusi serpihan: 41,17% kecil (1-7 mm), 35,29% sedang (7-12 mm), dan 23,52% besar (>12 mm). Dari aspek ekonomi, biaya produksi mesin berkisar Rp5.000.000 dengan waktu pengembalian modal (BEP) 1,5 bulan. Temuan ini membuktikan mesin layak secara teknis dan ekonomis untuk UMKM, serta berpotensi mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah berbasis sumber.