Film adaptasi Indonesia "A Business Proposal" mengalami penurunan rating yang drastis di IMDb, mencapai angka 1/10, dan penayangannya dihentikan di beberapa bioskop. Kontroversi ini berpusat pada pernyataan aktor utama, Abidzar Al Ghifari, yang mengaku tidak membaca Webtoon maupun menonton drama Korea aslinya sebelum berperan. Meilinda, S.S., M.A., dosen English for Creative Industry di Petra Christian University (PCU), menjelaskan cancel culture sebagai "budaya pengucilan" di mana individu, dalam hal ini aktor, disingkirkan karena ucapan atau tindakannya. Pemilihan aktor yang tepat sangat penting. Aktor adalah wajah dan jiwa cerita, dan harus mampu menghidupkan karakter dengan ekspresi, emosi, dan gestur yang tepat. Insiden ini menjadi peringatan bagi aktor dan produser untuk bijak dalam menjaga citra, baik di dunia nyata maupun maya. Opini publik dapat berubah cepat dan berdampak besar pada individu dan kesuksesan karya.