Trailer, roadshow, dan happening art. Itulah tiga dari beberapa media promosi yang dilakoni Stanislaus Oscar Tobias Njo saat mengenalkan ludruk ke kalangan anak muda. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen (UK) Petra Suarabaya itu memang mencintai dunia teater. Pemah tergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) teater membuat Oscar, sapaan akrabnya, merasa prihatin karena saat ini ludruk telah kehilangan pesonanya. Terutama bagi generasi sekarang. Oleh karena itu, menggandeng Komunitas Ludrukan Nom-noman Tjap Soeroboio atau Luntas yang baru berdiri tahun 2016 lalu, Oscar melakukan sebuah pilot project guna mempopulerkan kembali kesenian tradisional tersebut. Oscar berharap perancangan promosi yang dilakukannya di Luntas dapat membuat ludruk lebih dikenal kalangan muda.