Jumlah taman di Kota Surabaya terus ditingkatkan. Namun hal tersebut belum diimbangi dengan fasilitas yang seharusnya tersedia. Misalnya toilet, tempat parkir, atau beberapa sarana bagi kaum difabel. Guru besar Universitas Kristen Petra (UKP) Prof Christina Eviutarni Mediastika memaparkan hasil penelitiannya di Taman Bungkul. Penelitian itu mengungkap bahwa taman tersebut belum ramah untuk difabel, terutama penyandang tuna netra. Hasil riset itu kemudian diserahkan langsung kepada Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH} Surabaya.