UK Petra, bahas karya arsitek warisan Estourgie di kota Surabaya

Surabaya memiliki banyak cagar budaya arsitektur yang kaya dan beberapa diantaranya merupakan peninggalan kolonial Belanda. Salah satu arsitektur kolonial Belanda yang jarang diungkapkan adalah karya arsitek Estourgie. Program Studi Arsitektur Universitas Kristen Petra menggelar workshop International Estourgie Architecture, di kampus UK Petra, Siwalankerto Surabaya pada Rabu (11/10). Menghadirkan dua pembicara sekaligus yaitu Dr. Pauline K.M. van Roosmalen (Konsultasi riset warisan budaya PKMvR) dan Timoticin Kwanda, B.Sc., MRP., Ph.D (Dosen Program Studi Arsitektur UK Petra). Dr. Pauline K.M. van Roosmalen merupakan seorang sejarawan arsitektur berkebangsaan Belanda yang mengkhususkan diri pada sejarah arsitektur kolonial. Dr. Pauline akan memberi gambaran mengenai arsitektur Kolonial Belanda khususnya karya-karya arsitek Estourgie. Sedangkan Timoticin seorang ahli konservasi arsitektural berbicara mengenai nilai sejarah di dalam bangunan kolonial Belanda.

Unknown Unknown Bangkit Bersama Lewi Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown www.pustakalewi.net, 11 Oktober 2017 WORKSHOPS; ARCHITECTURE, DUTCH--INDONESIA--SURABAYA--HISTORY; FIELDWORK (EDUCATIONAL METHOD)

Files