Penjajahan Belanda membawa pengaruh terhadap arsitektur bangunan di Indonesia. Hingga kini, masih banyak bangunan yang berarsitektur Belanda. Salah satunya, bangunan karya arsitek Estourgie. Untuk mengenalnya, Program Studi Arsitektur UK Petra menggelar workshop International Estourgie Architecture di lantai 6 Gedung P (11/10). Workshop tersebut dihadiri Pauline K.M. van Roosmalen, konsultan riset warisan budaya asal Belanda. Ia membeberkan sejumlah foto bangunan arsitektur Estourgie. Foto-foto itu didapat dari rekannya yang pernah tinggal lama di Surabaya. Pauline memberikan gambaran detail mengenai karya Estourgie. Biasanya bangunan tersebut memiliki atap khas tropis yang tinggi. Ada pula ventilasi udara khusus dan menara yang dapat ditemui di setiap bangunan. Itulah ciri khas Estourgie.