Analisis penggunaan bahasa nonverbal dalam komunikasi antarbudaya Indonesia dan Jerman

Kita tidak dapat tidak berkomunikasi. Komunikasi dilakukan dalam bentuk
bahasa verbal dan nonverbal. Pesan - pesan nonverbal yang paikan secara
spontan, cepat dan di luar kesadaran lebih berpengaruh dalam komunikasi
dibandingkan pesan verbal. Kebanyakan bahasa nonverbal tidak universal. Untuk
itu penting bagi kita mengetahui bahasa nonverbal dari budaya lain.
UK Petra seringkali mengadakan pertukaran Mahasiswa dengan
Universitas lain. Salah satunya Ilmenau, Jerman. Agar dapat berkomunikasi lebih
efektif maka kita perlu mengetahui bahasa nonverbal Indonesia dan Jerman dalam
komunikasi antarbudaya khususnya tatap muka.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan
data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Hasilnya dipaparkan
dalam bentuk deskriptif ditunjang dengan foto - foto untuk memudahkan
pemahaman.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Mahasiswa Jerman lebih
ekspresif daripada Mahasiswa Indonesia. Mahasiswa Jerman mempunyai
komunikasi konteks rendah, yaitu "kode terjabarkan" dan Mahasiswa Indonesia
mempunyai komunikasi konteks tinggi yaitu kode "terbatas".

LEONY SETIAWATI Ronny Herowind Mustamu (Advisor 1); Thomas Santoso (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 10010045/KOM/2005; Leony Setiawati (51401033) COMMUNICATION; INTERCULTURAL COMMUNICATION

Files