Login
Login
Pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap ESG dimoderasi keberagaman gender dewan
Memastikan akuntabilitas dalam tata kelola perusahaan serta menunjukkan keberlanjutan organisasi jangka panjang memberikan relevansi yang lebih besar terhadap nilai Environmental, Social, and Governance (ESG). Penelitian ini menguji efek moderasi keragaman gender dalam dewan direksi terhadap hubungan antara struktur modal, ukuran perusahaan, dan ESG. Model regresi Weighted Least Squares digunakan berdasarkan 222 observasi dari 37 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2024. Hipotesis pertama menyatakan bahwa struktur modal memengaruhi nilai ESG, mendukung teori agensi yang berpendapat bahwa praktik ESG membutuhkan modal besar dan cenderung kurang efektif ketika perusahaan memiliki leverage yang tinggi. Hipotesis kedua mendukung Resource-Based View Theory, yang menyatakan bahwa perusahaan dengan ukuran lebih besar cenderung lebih sering mengadopsi praktik ESG. Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai ESG. Hipotesis ketiga dan keempat menunjukkan bahwa keragaman gender dalam dewan direksi tidak memberikan dampak signifikan terhadap nilai ESG dalam kaitannya dengan struktur modal maupun ukuran perusahaan. Penelitian ini mengevaluasi keterbatasan keragaman gender dalam kaitannya dengan struktur modal, ukuran perusahaan, dan nilai ESG, sehingga mengisi kesenjangan pengetahuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keragaman gender sebaiknya tidak menjadi faktor dominan dalam kebijakan ESG. Dalam pengambilan keputusan investasi, investor sebaiknya lebih berfokus pada aktivitas perusahaan dibandingkan dengan gender anggota dewan direksi. Pihak manajemen perusahaan perlu mengalokasikan investasi yang memadai dalam kegiatan ESG.
Program Studi Akuntansi
Universitas Kristen Petra
2026
Indonesian
S1
Skripsi No. 32011199/AKT/2026; Darrell Eagan Muljono (D12220112), Jefferson Kenneth Budiman (D12220106)
Similar collections by subject
Close
Download QR code