Pemanfaatan agregat beton daur ulang dengan abu terbang batu bara dan abu terbang kayu dalam lapis fondasi agregat semen
Peningkatan pembangunan infrastruktur jalan menyebabkan tingginya kebutuhan material konstruksi, khususnya agregat alam dan semen yang juga berkontribusi terhadap emisi karbon. Salah satu upaya untuk meningkatkan keberlanjutan konstruksi jalan adalah melalui pemanfaatan material limbah alternatif berupa Recycled Concrete Aggregate (RCA) serta abu terbang sebagai bahan pengganti material konvensional pada lapis fondasi agregat semen (Cement Treated Base/CTB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan RCA sebagai pengganti agregat alam serta pemanfaatan fly ash dan wood ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap karakteristik dan kuat tekan CTB. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium yang meliputi pengujian sifat fisik agregat dan binder, uji Proctor, serta uji kuat tekan pasta binder dan CTB. Variasi campuran dibuat dengan kombinasi agregat alam dan RCA dengan variasi binder semen, fly ash, dan wood ash pada beberapa proporsi. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur tertentu untuk mengevaluasi perkembangan kekuatan campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan RCA sebagai agregat mampu memenuhi persyaratan teknis CTB dengan penyesuaian gradasi dan kadar air. Substitusi sebagian semen dengan fly ash dengan kadar maksimal 20% dan wood ash dengan kadar maksimal 5% memberikan kontribusi positif terhadap kinerja CTB dan berpotensi mengurangi penggunaan semen. Dengan demikian, pemanfaatan RCA dengan fly ash dan wood ash dapat menjadi alternatif material yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk lapis fondasi perkerasan jalan.