Rizki Ramadityo Wicaksono, a]umnj Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra rnenggandeng anak difabel untuk menghasilkan fashion bertajuk Torehan. Karya untuk yang termasuk art theraphy ini kemudian menjadi produk fashion perdana brand KULLE. "Saya ingin mengembangkan kreatifitas teman-teman difabel agar memiliki kegiatan yang bisa berdampak positif untuk meningkatkan motorik mereka dan meningkatkan value teman-teman difabel itu sendiri," urai pria yang akrab disapa Dio. KULLE sendiri diambil dari bahasa Makassar yang memiliki arti bisa, nama ini sangat cocok mengekspresikan bahwa siapapun bisa menghasilkan karya yang luar biasa asalkan ada keyakinan dalam diri sendiri bahwa yakin bisa melakukannya. Proyek social entrepreneurship yang melibatkan anak difabel ini menghasilkan fashion item ready to wear dan unisex yang tetap terlihat fashionable