Analisis pakar: lonjakan harga emas Antam tembus Rp 3 juta sinyal ketidakpastian ekonomi global

Harga emas Antam mencatat kenaikan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2025 hingga akhir Januari 2026. Lonjakan harga bahkan sempat menyentuh angka fantastis, menembus Rp 3.100.000 per gram. Lonjakan harga emas merupakan cerminan dari kecemasan pasar dunia. Investor mencari aset yang lebih aman di tengah situasi yang penuh ketidakpastian. Fenomena naik turunnya harga emas dipicu oleh berbagai faktor yang sangat kompleks. Konflik geopolitik, kebijakan tarif antarnegara, hingga dinamika politik dunia menjadi pemicu utama ketidakpastian investasi. Dalam jangka pendek, kata Nanik, harga emas berpotensi mengalami koreksi. Hal ini terjadi karena sebagian investor memilih mengambil keuntungan setelah inflasi global mulai menunjukkan tanda-tanda terkendali. Namun untuk jangka panjang, prospek harga emas diprediksi tetap
berada dalam tren naik. Ketegangan politik global yang belum mereda serta perlambatan ekonomi dunia. Lonjakan harga emas adalah alarm bahwa ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja

Unknown Unknown Kabar Anak Negeri Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown www.kabarbaik.co, 11 Februari 2026 GEOPOLITICS; GOLD--PRICES

Files