Permukiman padat penduduk menjadi ciri khas kota metropolis. Antar-rumah saling berhimpit. Sebab, lahan kian sempit. Dampaknya, penyinaran matahari tidak maksimal menjangkau bagian dalam rumah. Kondisi itu mendorong empat mahasiswa Universitas Kristen Petra (UK Petra) untuk berinovasi. Mereka adalah Elisabeth Kathryn, Andrew Leksmana, Samantha Isabela, dan Chefania. Mahasiswa jurusan arsitektur tersebut menciptakan light pipe. Teknologi tepat guna sebagai media penerus cahaya.