lnovasi, regulasi, dan plagiarisme

Dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Graha Pena Surabaya (8/10/2017) terungkap bahwa regulasi masih menjadi kendala dalam memacu inovasi di republik ini. Kita ini orientasinya pada prosedur, bukan hasil. Pemyataan presiden itu menjadi teguran kepada birokrat dan penegak hukum supaya tidak sembarangan mempersoalkan, apalagi memidanakan, penemu tekknologi baru yang dianggap masih uji coba. Prosedur dan perizinan yang menghambat inovasi sudah saatnya dihapus demi terciptanya produk barang/jasa yang berdaya saing sekaligus bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Menurut the Global Innovation Index (GII) 2017, tingkat inovasi kita masih cukup rendah, yakni di urutan ke-88 dari 128 negara. Plagiarisme di negeri ini kian memprihatinkan karena sudah menyentuh level pendidikan doktor dan gelar guru besar.

Unknown Unknown Jawa Pos Koran Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown Jawa Pos, 13 Oktober 2017 TECHNOLOGICAL INNOVATIONS--GOVERNMENT POLICY--INDONESIA; PLAGIARISM

Files