Inspeksi kualitas dan defect-defect pekerjaan beton bertulang yang terjadi pada suatu proyek apartemen di Surabaya

Untuk mendapatkan beton bertulang yang berkualitas diperlukan inspeksi.
Tujuan penelitian ini adalah melakukan inspeksi dan mengidentifikasi defect
akibat pekerjaan beton bertulang. Pekerjaan beton bertulang terdiri dari pekerjaan
bekisting, pembesian, dan beton. Tahapan inspeksi terdiri dari inspection before
concreting, concreting operations, dan finishing. Penelitian ini dilakukan dengan
cara studi kepustakaan dan survey lapangan. Pengolahan data dilakukan dengan
metode mapping, yaitu memetakan setiap kegiatan inspeksi dan defect yang terjadi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor inspeksi yang paling banyak
tidak dilakukan dengan baik adalah faktor penggunaan vibrator, cara dan lokasi
penuangan spesi beton pada tahap concreting operations dan faktor pengerjaan
curing pada tahap finishing. Defect yang paling sering terjadi adalah permukaan
kasar dan bleeding.

FELIX KARTADINATA; CHRISTIAN HALIM SAPUTRA Andi (Advisor 1); Herry Pintardi Chandra (Advisor 2); Jonathan Hendra Kusuma (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 21011683/SIP/2009; Felix Kartadinata (21405094), Christian Halim Saputra (21405095) BUILDING INSPECTION; REINFORCED CONCRETE CONSTRUCTION

Files