Terinspirasi putri malu yang mekar kuncup

Ide bisa datang dari mana saja bahkan dari sesuatu yang sering kita abaikan. Hal ini dibuktikan oleh Adi Santoso, dosen Desain Interior Universitas Kristen Petra yang meraih Indonesia Furniture Design Awards 2008 karena putri malu. Ada tiga poin penting yang dinilai dalam lomba desain furnitur nasional ini. Pertama, peserta harus punya ide baru bagi industri nasional. Kedua, memenuhi selera pasar atau tren ke depan. Kegiatan harus dapat bekerja sama dengan desainer dan industri. Adi santoso fokus di poin kedua karena desain yang dibuat berorientasi ekspor, maka yang dituntut adalah kepraktisan. Setelah mendalami kriteria lomba, Adi sengaja memilih prabot makan karena jenis furnitur ini selalu digunakan di semua rumah tangga. Lebih spesifik lagi Adi memilih kursi makan dan dibuat desain kursi dari kayu jati. Judul desainnya: Mimo Dining Furniture. Mimo merupakan akronim dari Mimosa Pudica Lin, nama latih putri malu. Mimo Dining Furniture ini bisa dilipat ke samping seperti putri malu. Dosen Desain Interior UK Petra ini memenangi kompetisi yang diikuti 90 peserta dari seluruh Indonesia dengan berbagai kalangan seperti akademisi, praktisi, maupun mahasiswa. Adi Santoso menduduki peringkat ke enam, masuk final, dan terpilih sebagai jawara. Ini karena dewan juri menganggap karya Adi mampu menjembatani industri mebel dan para desainer.

Unknown Unknown Radar Media Surabaya Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown Radar Surabaya, 24 Oktober 2008 FOLDING CHAIRS; FURNITURE DESIGN--COMPETITIONS; UNIVERSITAS KRISTEN PETRA. PROGRAM STUDI DESAIN INTERIOR; COLLEGE TEACHERS

Files