Pasar tradisional vertikal di Genteng Surabaya

Desain Pasar Genteng Surabaya ini didasari oleh pemikiran kondisi infrastruktur pasar saat ini
yang kurang memadai, sehingga masalah desain utama adalah bagaimana menciptakan sistem
sirkulasi dan utilitas yang rapi, bersih, dan terpadu. Selain itu, untuk merespon kebutuhan sekitar
tapak, proyek ini juga mengangkat masalah desain khusus yakni bagaimana membentuk ruang sosial
serta membentuk ruang void dan hijau. Pendekatan desain yang digunakan adalah sustainable
architecture dengan tiga prinsip: globe (low impact), groove (high contact), dan glove (health and
amenity). Kemudian, pendalaman karakter ruang dipilih untuk mencermati penyelesaian kebutuhan
ruang stan pasar yang berbeda-beda sesuai dengan barang dagangannya.
Keunikan proyek ini ada pada sistem sirkulasinya. Tidak seperti perbelanjaan modern lain,
sebuah tipologi baru pasar tradisional vertikal ini memperhatikan interaksi sosial sebagai hakikat
mendasar dalam pasar tradisional. Desain pasar berupa lantai-lantai split level yang dihubungkan
dengan ramp, membentuk spiral menerus dari bawah ke atas, sehingga interaksi antar lantai dapat
terjalin. Selain itu, kebutuhan akan kapasitas parkir juga diwadahi dengan lantai parkir slope spiral
yang ber-interlocking dengan spiral pasar, dilengkapi dengan konektor dan loading dock di setiap
lantai sehingga mempermudah proses pengangkutan barang dari kendaraan menuju stan pasar.

ELISABETH KATHRYN Lilianny Sigit Arifin (Advisor 1); Danny Santoso Mintorogo (Advisor 2); Ir. Bisatya Widadya Maer, M.T. (Advisor 3); Anik Juniwati (Advisor 4) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Perancangan Arsitektur Laporan Perancangan Arsitektur No.01023625/ARS/2017; Elisabeth Kathryn (22413008) MARKETS-DESIGNS AND PLANS; MARKETS, TRADITIONAL

Files