Persoalan limbah di Indonesia termasuk Surabaya mendapat atensi khusus dunia pendidikan. Mereka berlomba-lomba mengolah limbah menjadi barang berguna kembali, bahkan memiliki daya jual tinggi. Salah satunya dari UK Petra. Limbah ampas kopi dan plastik HDPE di tangan dua mahasiswa Visual Communication Design program UK Petra, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) bisa disulap menjadi barang berdaya guna kembali. Karya Tugas Akhir (TA) para mahasiswa ini merupakan hasil dari Outcome Based Education-Leadership Enchancement Program (OBE-LEAP) Community Engagement UK Petra yang sejalan dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Kedua mahasiswa ini adalah Veronica Boni Pamudja yang mengolah limbah ampas kopi, sedangkan Suryo Putro Hutomo mengolah limbah plastik HDPE.