Mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya Veronica Boni Pamudja memanfaatkan ampas kopi untuk membuat pewarna alami untuk tekstil. Tiga pewarna alami yang dikreasikannya beberapa merupakan campuran dengan secang dan kunyit. Dia mengatakan, ada dua tahapan membuatnya, pertama ampas kopi yang akan dijadikan bahan campuran pewarna alami dijemur terlebih dahulu. Proses penjemuran memakan waktu antara satu hingga dua jam, tergantung cuaca. Ampas itu kemudian diekstraksi. Untuk mengambil zat warnanya, ampas kopi direbus dengan air sampai menyusut setengahnya. Boni mengaku, melalui proses yang panjang itu lalu memunculkan warna yang unik. "Proses ekstrasi membutuhkan wajtu sekitar 1 jam untuk mendapatkan 600 ml pewarna," kata Boni, Kamis (14/7).