Peningkatan value added pada proses penyimpanan kaca dengan metode DMAIC

PT X adalah sebuah perusahaan karoseri yang memproduksi bus besar, medium bus, bus listrik, dan mikro bus. PT X melayani pemesanan untuk pembuatan bus yang sesuai dengan permintaan pelanggan. PT.X mengalami non value added yang besar. Ini menimbulkan adanya waste sehingga waste perlu ditangani. untuk menangani waste secara efektif maka waste terbesar harus ditemukan terlebih dahulu dan ditangani. Untuk menangani masalah waste maka usulan dibuat menggunakkan metode DMAIC, VSM, 7 waste, stopwatch time study, 5 why, dan 5S. Setelah dilakukan identifikasi ditemukan adanya waste pada bagian trimming. Pada bagian trimming terdapat waste inventory yang berkorelasi dengan waste waiting yaitu pengambilan kaca yang membutuhkan waktu yang lama. Hal ini disebabkan karena tidak adanya sistem penyimpanan kaca. Setelah dibuat usulan menggunakkan metode 5S maka didapatkan hasil berupa susunan penyimpanan kaca, sistem sortir kaca, jadwal kebersihan tempat penyimpanan kaca, standart operating procedure (SOP) tempat penyimpanan kaca, dan checklist tempat penyimpanan kaca. Sistem ini dibuat agar nantinya diharapkan 5S ini dapat menjadi sebuah kebiasaan.

IAN SANSON Jani Rahardjo (Advisor 1); Dr. Drs. I Nyoman Sutapa, M.Sc.nat. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 03022586/IND/2023; Ian Sanson (C13190005) INVENTORY CONTROL--STANDARDS; MANUFACTURING INDUSTRIES--MANAGEMENT; TIME MANAGEMENT

Files