Program studi Desain interior (DI) Universitas Kristen (UK) Petra mengolah sampah padat seperti perabotan menjadi barang bernilai jual. Melalui kegiatan bertajuk Open Gallery, Solid Waste Recycling And Reuse Project, para dosen dan mahasiswa menghasilkan produk-produk interior seperti rak display, rak lemari, kursi dan bangku. Menurut Dekar, Fakultas Seni dan Desain (FSO) UK Petra Dr Yusita Kusumarini, produk yang dibuat diambil dan bahan - bahan limbah padat yang sudah tidak dipakai lagi. Baik dari kampus UK Petra dan juga dari sekolah mitra. Produk ini merupakan hasil kegiatan pembelajaran bermetode service learning, yang didanai United Board for Christian Higher Education in Asia (UBCHEA). Yusita menjelaskan, dalam proses pembuatannya, pihaknya membuat produk yang diperlukan sekolah. Dengan bahan baku bekas, hasil kreativitas cukup menarik dan sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan yang didanai UBCHEA ini melibatkan banyak pihak. Antara lain empat dosen prodi DI UK Petra yaitu Dr Yusita Kusumarini, Sherty De Yong, Lintu Tulistyantoro, Andreas Pandu Setiawan, dan Irwan Tjandra Tanuadji sebagai Kepala Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus (UPPK) Petra. Tak hanya memamerkan hasil karya daur ulang yang berdaya guna kembali saja, hasil limbah padat yang sudah jadi ini akan diberikan ke duapuluh satu sekolah mitra yang menjadi sekolah binaan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB).