Sampah plastik di Kota Surabaya telah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang paling mendesak, dengan kontribusi mencapai 111,300 ton pada tahun 2021. Oleh karena itu, perancangan Fasilitas Edukasi Wisata Daur Ulang Sampah Plastik di Surabaya bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah ini. Pendekatan yang digunakan adalah sirkulasi dan sequence, di mana alur kerja proses daur ulang dirancang secara efisien, sambil menyediakan fasilitas edukasi untuk masyarakat. Dengan pendekatan ini, lahan dimanfaatkan secara optimal, agar alur pekerjaan daur ulang plastik berjalan lancar dan edukasi wisata dapat tersampaikan dengan baik. Prinsip sequence diterapkan dalam desain dengan tujuan pengguna dapat menggunakan fasilitas dengan efisien. Desain fasilitas ini juga memperhatikan mobilitas pengguna, dengan tata letak yang mendukung interaksi edukatif serta efisiensi dalam proses daur ulang. Hasil dari perancangan ini diharapkan tidak hanya mengurangi limbah plastik yang mencemari lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang dalam kehidupan sehari-hari. Fasilitas ini akan menciptakan produk baru dari plastik daur ulang yang bernilai guna dan mengurangi polusi plastik di darat maupun laut.