Di era digital yang semakin berkembang pesat ini, ancaman siber juga semakin meningkat, sehingga keamanan website menjadi sangat penting. Skripsi ini meneliti kerentanan website XXX melalui pengujian penetrasi menggunakan metodologi OWASP Top 10. Penelitian ini secara cermat meneliti sepuluh kelemahan keamanan, termasuk injeksi, autentikasi yang rusak, paparan data sensitif, XXE, kontrol akses yang rusak, miskonfigurasi, komponen yang rentan, konten yang dipasok pengguna yang tidak terkontrol, pencatatan dan pemantauan yang tidak memadai, dan keamanan fisik yang buruk. Dengan mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan ini, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan postur keamanan website XXX, melindungi informasi sensitif, dan mengurangi resiko serangan siber.