Kemudahan akses internet yang dimiliki oleh Generasi Z saat ini secara tidak sadar menimbulkan dampak-dampak negatif. Peracangan ini dilatarbelakangi oleh fenomena dampak buruk internet dan teknologi bagi kehidupan Generasi Z. Kemajuan teknologi tentunya memberikan kemudahan bagi Generasi Z dalam mendapatkan informasi dan berita. Meskipun begitu, Generasi Z yang terus menerus mendapatkan informasi yang cepat dan beragam, pada akhirnya merasakan emosi negatif seperti overthinking, khawatir, dan lain-lain. Tujuan dari perancangan media ini adalah untuk mengajak Generasi Z menerapkan mindful living (mindfulness) sebagai salah satu cara menanggulangi dan membenahi dampak negatif yang dirasakan. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode kualitatif deskriptif dan metode 5W + 1H (what, who, when, where, why, dan how) untuk analisis data. Hasil yang didapatkan adalah Generasi Z menyukai kemudahan akses yang dimiliki, tetapi Generasi Z juga merasa overwhelmed setelah penggunaan sosial media dalam jangka waktu yang panjang. Generasi Z juga menunjukkan ketertarikan pada mindful living dan penerapannya. Maka dari itu, perancangan media interaktif journal dan Instagram dapat menjadi sarana pengenalan mindful living bagi Generasi Z yang terdampak buruk oleh internet.