Pembelajaran fisika di tingkat SMP sering kali menjadi tantangan bagi siswa karena sifat materinya yang abstrak dan konseptual. Dalam era digital saat ini, pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan menjadi solusi potensial untuk mendukung proses belajar-mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan chatbot berbasis model GPT (Generative Pre-trained Transformer) yang mampu berperan sebagai tutor proaktif dalam proses pembelajaran fisika siswa kelas 7 SMP. Chatbot ini dirancang untuk merespons pertanyaan siswa (mode responsif) serta memberikan pertanyaan balik secara reflektif (mode proaktif) guna menggali pemahaman konsep yang lebih mendalam. Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan arsitektur dua model: Model A untuk menjawab pertanyaan siswa secara edukatif, dan Model B untuk mengajukan pertanyaan acak terkait topik yang sedang dibahas. Evaluasi dilakukan dengan skenario tiga jenis respons siswa (benar, kurang tepat, salah) yang dinilai oleh sistem berdasarkan kesesuaian konsep fisika. Hasil pengujian terhadap 19 siswa menunjukkan bahwa 89,5% responden menilai jawaban yang diberikan oleh chatbot sesuai dengan materi, sedangkan 94,7% menilai bahwa pertanyaan yang diajukan chatbot relevan dengan topik yang sedang dibahas. Hal ini menunjukkan bahwa chatbot memiliki tingkat kecocokan yang tinggi baik dalam menjawab maupun dalam memberikan pertanyaan reflektif sesuai konteks pembelajaran. Diharapkan implementasi chatbot ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang interaktif, mendukung pembelajaran mandiri, dan memperkaya pengalaman belajar siswa di bidang fisika.