Perkembangan zaman yang pesat dan kemudahan penggunaan e-commerce saat ini mendorong konsumen lebih memilih untuk berbelanja secara daring. Berbelanja secara daring memiliki keterbatasan, terlebih pada retail peralatan rumah tangga. Oleh karena itu, zaman ini retail harus memiliki daya tarik tersendiri yang akan menjadi magnet untuk menarik perhatian konsumen. Proyek ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman konsumen yang interaktif, memanfaatkan semua indera sehingga tercipta koneksi emosional secara langsung dengan produk yang ingin dibeli. Metode yang digunakan adalah Design Thinking, studi pustaka, observasi, wawancara, affinity diagram, behavioral mapping, dan sketsa konseptual. Proyek ini berfokus pada penambahan fasilitas pendukung sebagai focal point dalam retail sehingga dapat meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen melalui elemen interior yang interaktif. Untuk itu, penulis mengangkat konsep Zen & Co. yang bermakna Sense (indera) dan koneksi yang tercipta antara konsumen, staf, dengan produk-produk yang dipasarkan. Konsep ini bertujuan untuk memenuhi kriteria-kriteria yang diperlukan dalam retail, mulai dari branding, sirkulasi, display, keamanan, kenyamanan, dan aspek-aspek yang lain. Integrasi elemen ruang, produk, dan interaksi ini merupakan respon retail terhadap isu terkini yang pengalamannya tidak dapat direplikasi dalam konteks e-commerce. Demonstrasi langsung, interaksi multisensorik, dan keterlibatan emosional bertujuan untuk memperkuat persepsi nilai dan merek, serta meningkatkan loyalitas konsumen. Proyek ini dirancang agar dapat membantu retail dan penelitian serupa untuk menjawab permasalahan atas isu retail terkini, terutama yang berkaitan dengan perkembangan tren dan teknologi sehingga solusi yang diberikan dapat berkelanjutan dan tepat guna.