Penelitian ini membahas tentang level literasi, sikap, perilaku dan tanggapan undergraduate students di Indonesia terkait sustainability issues. Sampel yang terkumpul adalah 402 students yang berasal dari hampir seluruh kepulauan di Indonesia. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif yang menganalisa pengetahuan mahasiswa tentang issue lingkungan, sosial dan ekonomi serta tanggapan mereka tentang issue sustainability tersebut dalam bentuk sikap dan perilaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ternyata literasi sustainability mahasiswa di Indonesia masih rendah. Hasil scoring tentang sustainability knowledge tergolong rendah, 62% responden mendapat score di bawah 50. Namun, meskipun literasi mereka rendah, sikap dan perilaku mereka dalam mendukung sustainability sangat tinggi. Bahkan, respon mereka untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait pencapaian sustainable development goal juga sangat tinggi. Rendahnya literasi sustainability ini ada di kawasan tengah Indonesia, yang kemudian diikuti dengan kawasan pulau Jawa. Yang menarik adalah, Indonesia kawasan timur, seperti Papua, justru memiliki literasi sustainability yang sangat baik dibandingkan yang lainnya. Berdasarkan level studinya, mahasiswa di level freshman justru memiliki pemahaman literasi paling baik, terutama masalah lingkungan. Kemungkinan karena mereka masih ingat dengan Pelajaran ilmu pengetahuan alam yang didapat di bangku SMA. Mahasiswa senior memiliki literasi sustainability yang paling rendah. Meski demikian, memiliki attitude dan behaviour sustainability yang paling mendukung. Berangkat dari rendahnya literasi ini, penelitian ini menyarankan agar universitas dapat mengadakan mata kuliah dasar umum terkait issue sustainability, bukan hanya tentang issue sosial dan governance, tapi juga dengan muatan pengetahuan lingkungan. Karena semakin tinggi pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa, kepedulian mereka tentang lingkungan, sosial dan governance juga akan semakin baik.