Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi perangkat keras robot tour guide berbasis robot SPERO (Support for Pandemic and Epidemic Robot) dengan memprioritaskan integrasi sensor navigasi, kamera, dan monitor untuk meningkatkan kemampuan otonomi dan interaksi. Permasalahan yang diangkat mencakup keterbatasan SPERO dalam navigasi kompleks, kurangnya fitur interaktif, serta pengisian daya yang masih manual. Metode yang digunakan meliputi perancangan ulang sistem hardware menggunakan sensor LiDAR RPLiDAR A1M8, webcam Luxonis Oak-D, monitor LCD, serta implementasi sistem self-charging berbasis limit switch dan boost converter. Robot diintegrasikan dengan sistem ROS 2 dan diuji pada lingkungan nyata di lobi Gedung P Universitas Kristen Petra. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem navigasi dengan LiDAR mampu mendeteksi hambatan dengan akurasi tinggi hingga radius 1 meter, webcam berhasil mendukung deteksi visual, dan sistem self-charging mampu mengisi daya dengan tegangan 13,5V dan arus 4A secara otomatis. Kesimpulannya, modifikasi berhasil meningkatkan kinerja robot dalam aspek mobilitas, interaksi pengguna, serta efisiensi operasional secara signifikan.