Vendor merupakan bagian penting dalam rantai pasok proyek perkapalan, terutama pada pekerjaan overhaul main engine yang membutuhkan ketepatan kualitas, waktu, dan kesesuaian teknis. PT X menghadapi tantangan dalam menilai vendor secara komprehensif karena metode evaluasi yang digunakan sebelumnya, yaitu Commercial Bid Evaluation (CBE), hanya menekankan aspek harga dan penawaran komersial. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menentukan kriteria dan memilih vendor terbaik menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Data Envelopment Analysis (DEA). Kriteria yang digunakan mencakup The Quality, Delivery of Goods/Services, Price Competitiveness, The Vendor Provided Feedback, Communication/Coordination, dan Documentation. Hasil AHP menunjukkan bahwa Vendor B memiliki bobot tertinggi yaitu 0,562; diikuti Vendor A (0,269) dan Vendor C (0,168). Selanjutnya, hasil DEA model CCR juga menegaskan bahwa Vendor B merupakan vendor paling efisien dengan nilai 1,000; sedangkan Vendor A dan Vendor C masing-masing berada pada efisiensi 0,705 dan 0,840. Dengan demikian, Vendor B menjadi alternatif terbaik bagi PT X dalam proyek overhaul main engine port kapal.